Izin Apotek:  Nomor SIA : AP.310/2.30.03/0000000/SUDINKES/01.13 | APA : Ramdani, S.Si, Apt  —  Izin PAK:  Nomor IPAK : FK.01.01/VI/163/2017 | PJT : Waode Hardiyanthi (S1 Farmasi)
Kategori Produk

Defibrillator

Defibrillator berfungsi untuk mengalirkan listrik kejut ke jantung seseorang dalam upaya menginduksi denyut jantung seseorang dalam kondisi darurat atau emergency. Alat ini ada yang bersifat portabel dan ada pula yang menjadi satu dengan dengan set alat operasi. Untuk penggunaan klinik atau perusahaan, yang digunakan adalah defibrillator portabel. Meskipun jarang digunakan, tetapi pastikan untuk beli defibrillator dengan kualitas baik agar dapat berfungsi maksimal ketika digunakan.

jual Metsis Defibrilator Life Point Pro-Plus
25% off
Rp104.150.000
Rp77.320.000
jual Metsis Defibrilator Life Point Pro- Plus SpO2
17% off
Rp108.680.000
Rp89.344.000
jual Lifeline View Defibrillator
16% off
Rp77.800.000
Rp65.000.000
jual Lifeline View Defibrillator + ECG
17% off
Rp86.800.000
Rp72.000.000
jual Defibrillator Powerheart AED G3 Automatic
15% off
Rp66.753.000
Rp56.143.000
jual Defibrillator AED Instramed ISIS
16% off
Rp77.126.544
Rp64.551.564
jual Defibrillator Bifasik Instramed Cardiomax
16% off
Rp247.737.600
Rp207.345.600
jual Defibrillator Life Point Pro AED
15% off
Rp31.900.000
Rp27.115.000
jual Defibrillator Reanibex 800
10% off
Rp280.885.200
Rp252.796.680
jual Defibrillator Reanibex 700
10% off
Rp197.128.800
Rp177.415.920
jual Defibrillator Axion DKI-N-11
10% off
Rp178.855.600
Rp160.970.040
jual Defibrilator AED Philips FR3
16% off
Rp42.240.000
Rp35.200.000
jual AED Defibrillator D1 Pro Mindray
16% off
Rp54.120.000
Rp45.100.000
jual AED Defibrillator D1 Public Mindray
16% off
Rp32.670.000
Rp27.225.000
jual AED Defibrillator Lifepak CR Plus
16% off
Rp20.130.000
Rp16.775.000
jual Defibrillator Monitor & Printer Device Cmosdrake
-30% off
Rp124.200.000
Rp161.460.000

Perbedaan Defibrillator Monofasik dan Defibrillator Bifasik

perbedaan defibrillator monofasik dan bifasik

Perbedaan utama adalah defibrillator monofasik dan defibrillator bifasik terletak pada jenis kejutan listrik yang dihasilkan di mana pada defibrillator monofasik menggunakan gelombang di mana kejutan listrik dialirkan ke jantung dari satu vector saja, sedangkan pada defibrillator bifasik kejutan listrik dialirkan ke jantung dari dua vector. Dengan kata lain, kejutan listrik pada defibrillator monofasik dihasilkan satu arah saja dari satu elektroda ke elektroda lainnya, sedangkan pada defibrillator bifasik, arah kejutan listrik awal yang dihasilkan akan dibalikkan dengan mengubah polaritas elektroda pada elektroda lainnya dari kejutan listrik yang dihasilkan.

Apa itu Defibrillasi?

Defibrillasi adalah jenis penanganan untuk fibrillasi ventricular dan disaritmia jantung dapat mengancam keselamatan jiwa. Defibrilasi dilakukan dengan mengalirkan sejumlah aliran listrik dalam dosis terapi ke jantung melalui alat yang disebut defibrillator. Energi dari defibrillator dinyatakan dalam satuan Joule. Joule adalah satuan energy untuk 1 Ampere aliran listrik yang melalui resistensi 1 Ohm selama 1 detik. Joule dapat dirumuskan sebagai berikut :

Joule (energy) = tegangan x arus listrik x waktu

Apa itu Defibrillator Monofasik?

defibriilator monofasik

Dalam panjang gelombang monofasik, impedansi tubuh pasien atau resistensi terhadap arus listrik tidak dapat diatur, dan umumnya direkomendasikan untuk menggunakan energy 360 Joule pada defibrillator monofasik pada pasien dewasa untuk memastikan aliran listrik maksimum diberika pada pasien dikarenakan kita tidak dapat mendeteksi impedansi pasien.

Apa itu Defibrillator Bifasik

defibrillator-bifasik-instramed-cardiomax

Panjang gelombang bifasik awalnya dikembangkan untuk digunakan pada defibrillator tipe implant dan kini telah menjadi standar dalam defibrillator eksternal.

Defibrillator Tipe Implan :

Defibrillator ini terdiri dari alat implant kecil yang dipasang pada tubuh pasien yang dapat mendeteksi irama jantung abnormal dan mengaturnya dengan memberikan aliran listrik instan dalam bentuk defibrillasi bifasik.

External Defibriilator

External defibrillator adalah ala yang dapat mengalirkan defibrillasi bifasik pada tubuh pasien pada kondisi abnormalitas irama jantung fatal. Hal ini penting untuk berada di dalam ruang UGD.

Gelombang bifasik dapat membantu fibrillasi ventrikuler pada aliran listrik lebih rendah daripada defibrillator monofasik. 

Apa saja perbedaan antara defibrillator monofasik dan defibrillator bifasik?

Kita dapat meninjaunya dari beberapa faktor :

  1. Ketersediaan

Defibrillator monofasik kurang popular dibandingkan defibrillator bifasik

  1.  Penyesuaian Impedansi Pasien

Pada defibrillator monofasik kita tidak dapat menyesuaikan aliran listrik yang dihasilkan untuk menembus resisten badan pasien sedangkan defibrillator bifasik kita dapat menyesuaikan aliran listrik yang sesuai.

  1. Kekuatan aliran listrik yang dihasilkan

Defibrillator monofasik menggunakan aliran listrik 360 Joule untuk mengalirkan energy ke tubuh pasien untuk mengatasi aritmia jantung. Di sisi lain, defibrillator bifasik dapat mengatur aliran listrik yang dihasilkan baik secara manual ataupun otomatis, defibrillator bifasik juga menggunakan kekuatan listrik yang lebih kecil dibandingkan defibrillator monofasik

  1. Efektivitas alat

Defibrillator monofasik lebih tidak efisien dibandingkan defibrillator bifasik  

  1. Resiko merusak otot jantung

Defibrillator monofasik berpotensi lebih tinggi merusak otot jantung karena menggunakan aliran listrik yang lebih tinggi.    

Medicalogy jual alat defibrillator berbagai brand di antaranya Metsis, Heartplus, dan lainnya. Beli defibrillator di Medicalogy untuk jaminan alat 100% asli dan baru. Harga defibrillator di Medicalogy termasuk murah dan bisa dicicil. Garansi alat 1 tahun dan after sales service yang mudah diakses di Medicalogy.