Sehubungan dengan Idul Fitri, order yang masuk pada tanggal 
23 - 30 Juni 2017 akan diproses pada Senin, 3 Juli 2017
Kategori Produk
Alkes Rumah Sakit
Alat THT
Alat Kesehatan Paru
Alat Neurologi
Alat Kardiologi
Seragam Medis
Alat Ginekologi
Alat Sterilisasi Medis
Breathalyzer
Alat Farmasi
Alat Bedah
Alat Kedokteran Umum
Furniture Rumah Sakit
Instrumen Medis
Linen Medis
Alat Laboratorium
Rapid Test
Alat Pengerjaan Darah
Hematology Analyzer
Urine Analyzer
Mikropipet
Alat Imunologi
Kulkas Medis
Mikroskop
Instrumen Laboratorium
Reagen

Bantal Kesehatan

Bantal kesehatan adalah bantal yang memiliki bentuk, bahan, dan ukuran khusus untuk memberikan efek terapi tertentu kepada tubuh. Bantal kesehatan umumnya dapat membantu membentuk postur tubuh, memberikan efek relaksasi, atau mengatasi rasa sakit atau rasa tidak nyaman pada tubuh seseorang.


Memilih Bantal Kesehatan yang Terbaik

Saran ahli tentang cara menemukan bantal yang sesuai dengan gaya tidur Anda.

Tidak ada yang lebih baik untuk memulai hari Anda selain tidur malam yang nyenyak. Dan tidur dengan bantal yang tepat dapat membantunya. “Bantal tidak hanya dapat mempengaruhi kualitas tidur kita, tetapi juga bagaimana kita dapat beristirahat dengan nyenyak dan mengisi ulang energi kita,” kata pakar tidur Michael Breus, PhD, seorang psikolog klinis dan penulis Beauty Sleep: Look Younger, Lose Weight, and Feel Great Through Better Sleep. Tetapi bantal yang salah dapat memperparah sakit kepala, sakit leher, bahu dan lengan mati rasa, rasa tidak nyaman, bersin, dan sesak napas, ahli bedah ortopedi Andrew Hecht, MD mencatat.

“Bantal yang buruk tidak akan menjadi penyebab salah satu masalah ini, tetapi menggunakan bantal yang salah pasti bisa memperburuk banyak masalah mendasar yang terkait dengan gejala-gejala ini, dan tentu saja dapat membuat Anda mendapatkan istirahat malam yang baik,” kata Hecht , salah satu kepala operasi tulang belakang di Mt. Sinai Medical Center di New York.

Dan jika bantal Anda sudah terlalu lama digunakan, saat ini bantal mungkin mengandung sel-sel kulit, jamur, lumut, cendawan, dan tungau debu, yang menjadikannya lebih dari setengah berat bantal yang lebih lama, Breus mencatat. Apakah sudah waktunya membeli bantal baru? Para ahli mengatakan aturan umum adalah membeli bantal setiap 12 sampai 18 bulan. Setelah dua tahun, bantal pasti harus disingkirkan.

Tips Membeli Bantal Kesehatan : Pertimbangkan Gaya Tidur Anda

Sebelum membeli bantal baru, pikirkan tentang posisi tidur Anda.

“Tujuan dari menggunakan bantal adalah untuk membantu menahan kepala Anda dalam posisi yang disebut ‘keselarasan netral,’ yang berarti kepala Anda berada tepat di bahu Anda tanpa terlalu membungkuk atau condong terlalu jauh ke depan,” kata Kammi Bernard, PT, terapis fisik di Baylor Health Care System di Dallas.

Beberapa saran ahli:

  • Jika tidur telentang: “Orang yang biasa tidur telentang perlu bantal tipis, sehingga kepala mereka tidak condong terlalu jauh ke depan,” kata Bernard. Selain itu, carilah bantal dengan ruang ekstra di sepertiga bagian bawah bantal untuk menahan leher Anda.
  • Jika tidur menyamping: Orang yang tidur menyamping membutuhkan bantal lebih padat untuk mengisi jarak antara telinga dan bahu luar.
  • Jika tidur tengkurap: Carilah bantal yang sangat tipis dan hampir datar. Anda mungkin bahkan tidak perlu bantal untuk kepala, tetapi pertimbangkan untuk menyelipkan bantal di bawah perut untuk menghindari nyeri punggung bawah, Breus menyarankan.

Pilihan Bahan Pengisi Bantal

Tidak ada kekurangan bahan pengisi yang dapat Anda temukan dalam bantal saat ini. Yang paling umum adalah kombinasi bulu, busa, atau isian serat polyester. Bantal busa dan lateks sangat populer dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di kalangan orang yang mencari penopang leher tambahan.

Apa yang tepat bagi Anda? Ini mungkin tergantung pada bagaimana perasaan Anda pada hari tertentu, kata Breus, yang merekomendasikan bahwa kebanyakan orang memiliki lebih dari satu pilihan jenis bantal. Lemari penyimpanan bantal, dengan kata lain.

“Bantal memiliki beberapa tujuan,” kata Breus. Misalnya, Anda mungkin ingin bantal untuk menopan leher jika leher Anda mengganggu Anda suatu hari. Tetapi begitu leher Anda terasa lebih baik lagi, bantal penopang tersebut mungkin bukan yang paling nyaman untuk Anda, Breus mencatat.

Inilah yang harus dicari dalam setiap jenis pengisi bantal:

  • Busa: “Pilihlah kepadatannya,” kata Breus. “Semakin tinggi kepadatan, semakin sedikit kerusakan, dan lebih banyak penopang yang akan Anda miliki dan tidak terlalu empuk.”
  • Memory foam atau busa memori: jenis ini populer karena dapat mengurangi titik-titik tekanan dengan terus-menerus membentuk dan menyesuaikan dengan bentuk tubuh saat Anda bergerak sepanjang malam. Bantal busa memori terdiri dari berbagai bentuk, termasuk bentuk S berkontur yang populer, yang dimaksudkan untuk menopang leher. Breus mencatat bahwa bahan busa memori diketahui mengakibatkan panas, dan kadang-kadang dapat memancarkan bau kimia yang tidak menyenangkan.
  • Lateks: Ini jenis bantal yang paling kuat, dan tahan terhadap jamur dan tungau debu, Breus menjelaskan. Bantal lateks juga dapat membantu keselarasan punggung dan leher, karena sering kali berkontur untuk penopang leher.
  • Wol/kapas: Bantal wol dan katun bersifat hypoallergenic atau tidak menyebabkan reaksi alergi dan tahan terhadap jamur dan tungau debu. Kedua jenis ini juga cenderung cukup kuat. Jadi jika Anda suka bantal yang licin, pengisi ini tidak cocok untuk Anda.
  • Bulu halus/bulu: Banyak ahli tidur merekomendasikan jenis ini sebagai salah satu bantal terbaik untuk istirahat malam yang nyenyak. “Salah satu hal penting mengenai bantal bulu adalah Anda dapat memindahkan bahan pengisinya sehingga Anda memiliki lebih banyak penopang yang Anda butuhkan,” kata Bernard. “Selain itu, bantal ini empuk, namun cukup kuat untuk memberikan dukungan yang Anda butuhkan.”

Kombinasi 50% bulu dan 50% bulu halus sangat berguna karena bulu berfungsi seperti pegas dan “cukup menopang,” kata Breus.

Apakah Anda menghindari bulu halus atau bulu karena asma atau alergi? Beberapa studi telah menunjukkan bahwa jenis ini tidak menimbulkan risiko lebih besar dibanding bantal sintetis—dan mungkin, bahkan lebih baik untuk Anda. Tetapi jika Anda alergi dan memilih untuk tidak mengambil risiko, bantal bulu sintetis adalah pilihan terbaik.

Jika bantal bulu berkualitas baik di luar kisaran anggaran Anda, pilihan lain termasuk serat poliester, seperti Primloft, yang meniru bulu halus. Tetapi Breus memperingatkan bahwa meskipun alternatif bantal bulu halus lebih murah daripada bantal bulu asli, juga tidak akan tahan lama.

Tips Membeli Bantal Kesehatan yang Terbaik

Ketika belanja bantal baru, ingatlah beberapa tips berikut ini:

  • Pertimbangkan lebih dari sekadar biaya. “Hanya karena biaya bantal lebih mahal tidak secara otomatis menjadikan bantal itu lebih baik atau tepat bagi Anda,” kata Bernard. “Yang penting adalah bagaimana rasanya bantal itu bagi Anda. Sepanjang waktu, Anda dapat menemukan sesuatu yang bermanfaat tanpa menghabiskan uang.”
  • Mencobanya di toko. “Jika Anda berada di toko dan ada pilihan untuk berbaring, lakukan itu,” kata Breus. Jika itu bukan pilihan, Breus menyarankan agar Anda berdiri di samping dinding dalam posisi tidur, tempatkan bantal di dinding seolah-olah dinding adalah kasur vertikal, sandarkan kepala pada bantal itu, dan mintalah seseorang untuk memberitahu Anda jika leher Anda miring satu sisi atau yang lainnya. Leher Anda harus selaras dengan tulang belakang.

Bantal Khusus: Yang Harus Anda Ketahui

Banyak bantal dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik, termasuk serangan panas, sakit kepala, dan sakit leher. Tetapi bantal bisa saja mahal, dan ada sedikit penelitian klinis yang tersedia tentang seberapa baik fungsi bantal.

Berikut adalah pandangan sekilas tentang beberapa pilihan:

  • Bantal tengkuk: Tersedia dalam berbagai bahan dan bentuk, bantal ini menambahkan bantalan ekstra di bagian bawah bantal untuk mendukung leher. Dokter mengatakan bahwa kadang-kadang bantal bisa sangat membantu, tetapi ulasan penelitian yang dilakukan oleh Canadian Institute for the Relief of Pain and Disability pada tahun 2007, menunjukkan bukti yang tidak memadai untuk merekomendasikan atau menentang penggunaan bantal ini.
  • Bantal air: Disukai oleh beberapa terapis fisik dan banyak ahli tulang, bantal ini menggunakan air untuk membuat tingkat kepadatan dan dukungan yang dapat disesuaikan sendiri.
  • Bantal sejuk: Disebut-sebut sebagai penangkal serangan panas dan keringat di malam hari, bantal ini termasuk bahan pengisi “manik-manik” kecil yang menyerap dan mengusir panas kepala, menyebabkan bagian bantal yang menyentuh wajah Anda menjadi sejuk. “Rebahkan kepala Anda di atasnya dan rasanya seperti Anda selalu memiliki sisi bantal yang sejuk,” kata Breus.
  • Bantal yang meningkatkan oksigen: Teknologi bantal ini didasarkan pada studi kain kaus kaki yang membantu meningkatkan sirkulasi pada pasien diabetes. Bantal ini menggunakan teknologi yang sama untuk meningkatkan kandungan oksigen dalam pembuluh darah kecil hingga 29%. Apakah bisa? Dokter tidak yakin, tetapi “beberapa orang bahkan telah melaporkan penurunan nyeri setelah menggunakan bantal ini,” kata Breus.
  • Bantal anti-mendengkur: Ada penelitian terbatas yang menunjukkan bahwa setiap desain bantal tertentu mempengaruhi kebiasaan mendengkur. Tetapi menurut laporan pasien, dan penelitian yang diterbitkan pada tahun 2005, menunjukkan bahwa berkurangnya kebiasaan ini mungkin terjadi pada beberapa orang.
  • Bantal sesuai posisi: Bantal ini dirancang untuk tidur telentang, tengkurap, atau menyamping. Para ahli mengatakan beberapa bantal bisa sangat membantu. Jika Anda memilih salah satu, carilah dukungan, kenyamanan, dan ukuran yang tepat untuk tubuh Anda.