Ibu Bekerja Sukses ASI dengan Pompa ASI

baby

Sudah tidak dibantahkan lagi keunggulan ASI dibandingkan dengan pengganti ASI dan manfaatnya yang luar biasa untuk bayi sejak lahir. Pemberian ASI pada bayi sampai umur 6 bulan pertama setelah kelahiran wajib diberikan oleh ibu yang tidak mengalami masalah pemberian ASI. Begitu banyak manfaat yang ada pada ASI, makin banyak pula Ibu di era modern ini yang memperjuangkan pemberian ASI kepada sang buah hati.

ASI adalah satu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi baik fisik, psikologisosial maupun spiritual. ASI mengandung nutrisi, hormon, unsur kekebalan pertumbuhan, anti alergi, serta anti inflamasi. Nutrisi dalam ASI mencakup hampir 200 unsur zat makanan. Begitu besar manfaat ASI yang ada pada ibu untuk anaknya. ASI merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa

Sebaiknya Ibu menyusui anak secara langsung, karena akan memberikan manfaat yang sangat banyak, baik untuk ibu maupun bayi. Berikut alasan mengapa ibu lebih baik memberikan ASI secara langsung:

  1. Menyusui langsung adalah cara pemberian ASI ke bayi yang optimal, termurah, normal, serta alami.
  2. Kontak kulit dengan kulit memperkuat ikatan antara Ibu dan bayi.
  3. Tubuh Ibu memproduksi antibodi spesifik sesuai dengan kondisi bayi saat tersebut (melalui air liur bayi saat mengisap).
  4. Kontak kulit dengan kulit membuat suhu bayi lebih stabil (dada Ibu berfungsi sebagai thermoregulator alami), bayi lebih tenang, frekuensi menangis berkurang.
  5. Bayi yang menyusui langsung memiliki koordinasi pola menghisap dan menelan yang lebih baik.
  6. Menyusui langsung membantu perkembangan rahang, gigi, struktur wajah bayi yang baik.
  7. Aktivitas menyusui langsung merupakan latihan untuk otot wajah dan membantu perkembangan rahang menjadi kuat serta struktur wajah yang simetris.
  1. Menyusui langsung berhubungan dengan terjaganya perasaan hati Ibu yang baik / mood yang positif, juga kepercayaan diri Ibu sebagai seorang ibu.
  2. Bayi yang menyusui langsung lebih baik dalam mengembangkan kemampuan memberikan tanda kenyang/cukup minum ASI nya sehingga berkurang risikoover-feeding. Untuk jangka panjang pertumbuhannya anak terhindar dari over-eating/makan berlebihan di luar kebutuhannya sehingga dapat terhindar dari risiko obesitas.
  3. Kualitas ASI segar tentu lebih baik dari ASI perah yang telah disimpan. Penyimpanan ASI dapat menghilangkan beberapa kandungan antibodi dan sel hidup dalam ASI.

Tentu masih banyak manfaat lain dari menyusui langsung yang perlu dipertimbangkan Ibu yang akan menjalani pumping ASI. Apabila ASI tidak keluar pada pertama kali menyusui wajar, jangan muda menyerah. ASI yang keluar sedikit, cobalah terus menerus dan menjaga kondisi psikologi Anda. Jika masih bingung konsultasikan dengan konselor ASI.

Namun di balik begitu besarnya menyusui secara langsung, ada kalanya seorang ibu tidak punya waktu untuk menyusui langsung dari payudaranya. Misalnya cuti melahirkan yang telah habis sehingga harus kembali bekerja, ibu mengalami gangguan pada kulit yang diharuskan untuk menghindari kontak langsung dengan anak atau disebabkan ada urusan yang memakan waktu diluar rumah.

Ketika melakukan pumping, bukan berarti ibu menghentikan sama sekali pemberian ASI secara langsung. ASI masih dapat diberikan secara langsung pada pagi hari sebelum anda berangkat bekerja. Bisa juga pada sore dan malam hari ketika anda pulang bekerja. Namun kebutuhan ASI bayi selama anda tidak dirumah, dapat disiasati dengan memberikan ASI hasil perahan payudara anda. Disinilah arti penting keberadaan pengasuh bayi, atau anggota keluarga lain, yaitu untuk merawat bayi selama anda dikantor.

Pemerahan ASI dapat dilakukan dikantor, atau diruangan khusus yang tersedia. Lakukanlah saat jam istirahat. ASI perahan itu ditampung kedalam botol diberi catatan waktu pemerahan (jam dan tanggal). Lalu masukkan ke kulkas di kantor anda. Jika tidak ada kulkas, anda dapat memasukkan kedalam cool box yang telah diisi es batu. Saat anda kembali ke rumah, masukkan botol-botol ASI hasil perahan tadi ke dalam kulkas di rumah anda. Botol berisi ASI itu diberikan pada bayi keesokan harinya, ketika anda sedang berada di kantor. Hal yang harus diperhatikan sebelum ASI perahan diberikan, hangatkan dahulu botol berisi ASI dengan merendamnya dalam wadah berisi air hangat

Saat ini alasan Ibu untuk memerah ASI bukan hanya karena bayi yang baru dilahirkannya lahir preterm/prematur dan atau sakit berat, tetapi banyak alasan lainnya. Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di The Journal of Perinatal Education tahun 2009, beberapa Alasan Ibu memerah ASI selain karena bayi sakit dan prematur di antaranya:

  1. Mengalami kesulitan menyusui di hari-hari awal pasca persalinan.
  2. Bayi kesulitan melekat dan menghisap dari payudara termasuk masalah bingung puting maupunnursing strike.
  3. Mengalami masalah pada payudara seperti: payudara bengkak, nyeri puting (lecet, pecah, berdarah), sumbatan ASI hingga mastitis, serta masalah produksi ASI seperti oversupplyatauundersupply.
  4. Ibu sedang menderita suatu penyakit sehingga tidak dapat menyusui langsung.
  5. Untuk memiliki cadangan ASI perah yang dapat digunakan kapan saja.
  6. Untuk meningkatkan produksi ASI.
  7. Ibu kembali bekerja/meninggalkan bayi secara rutin.
  8. Menginginkan bayi diberi ASI oleh orang lain seperti ayah bayi.
  9. Untuk menstimulasi LDR (refleks Pengeluaran ASI).
  10. Untuk membantu mengeluarkan puting yang datar/rata.
  11. Tidak memiliki pengalaman menyusui sebelumnya.
  12. Malu untuk menyusui di tempat umum/di depan orang lain. Ibu dengan BMI yang tinggi hingga obesitas juga Ibu yang memiliki payudara yang besar berpotensi memilih untuk memerah dibandingkan menyusui langsung, kemungkinan karena cemas apabila tubuhnya terlihat orang lain.
  13. Untuk mengetahui berapa banyak ASI yang diproduksi Ibu sehingga dapat menambah rasa percaya diri Ibu.
  14. Terpengaruh oleh iklan dan testimoni alat pompa di berbagai media serta meningkatnya tren memberi hadiah alat pompa untuk bayi yang baru lahir bahkan sejak bayi masih di dalam kandungan.

Dalam memerah ASI atau pumping bisa menggunakan tangan secara manual ataupun alat.  Berupa pompa ASI. Breast Pump – Pompa ASI merupakan suatu alat yang diciptakan untuk membantu ibu menyusui mengeluarkan air susu ibu dari payudara agar dapat disimpan untuk persediaan konsumsi bayi. Biasanya pompa ASI sangat bermanfaat bagi ibu-ibu bekerja yang tidak mempunyai cukup waktu bersama bayi karena tuntutan dari aktivitas lain. Menyimpan ASI dalam kemasan, memberikan solusi bagi ibu menyusui untuk tetap memenuhi kebutuhan bayi baru lahir akan ASI eksklusif.

Berikut Macam Pompa ASI yang banyak digunakan oleh ibu – ibu:

1) Breast Pump Manual

12

Sebuah pump payudara yang perlu menggunakan tangan untuk memompa. Refleks yang berperan dalam memerah ASI secara manual ini adalah let-down refleks (LDR). Let-down refleks (LDR) sama dengan rangsangan yang terjadi jika puting dihisap oleh bayi, dan dapat keluar dengan sendirinya meskipun tidak disusui/ ketika diperah.  Pompa payudara manual adalah pilihan yang biasa bagi ibu-ibu menyusui yang bekerja. Memompa payudara setiap 3-4 jam sekali sama seperti memberikan ASI.

2) Breast Pump Elektrik

Breast Pump Elektrik adalah sebuah pump payudara yang perlu menggunakan elektrik/tenaga listrik untuk memompa payudara, dibuat dengan bentuk yang praktis sehingga mudah digunakan oleh Ibu bekerja.

13

ASI merupakan anugrah yang luar biasa yang diberikan sang Maha Kuasa. Nah tidak ada alasan lagi kan buat ibu tidak meberikan ASI meskipun ibu sedang bekerja atau tidak bersama bayi dirumah. Brest pumping merupakan solusi untuk para ibu-ibu bekerja tetap meberikan ASI. Jika Anda memerlukan pompa ASI dengan jaminan terbaik, medicalogy solusinya. Anda bisa mendapatkan berbagai jenis breast pump dengan berbagai macam brand hanya di medicalogy.com.

Happy Breast feeding para bunda-bunda cerdas! (tp)

 

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *