Amankah Nebulizer untuk Anak?

4

“Apakah nebulizer ini aman untuk bayi yang baru berusia beberapa bulan?”.  “Bagaimana buat anak saya yang aktif sekali bergerak?”. Pertanyaan – pertanyaan seperti itu pasti sering dilontarkan para orangtua bila tindakan ini menjadi pilihan dalam pengobatan anaknya.
Nebulisasi merupakan bagian dari terapi inhalasi, terapi ini memberikan obat secara langsung pada saluran nafas melalui uap yang dihirup.   Tindakan ini aman karena bekerja langsung pada target yang dituju yaitu saluran pernafasan.  Obat bekerja secara cepat dengan dosis minimal sehingga konsentrasi obat dalam darah sedikit, dan tentunya efek samping obatpun menjadi minimal.  Pemilihan terapi ini tentunya sesuai indikasi dan keberhasilannya dipengaruhi oleh pemilihan jenis obat dan teknik pemberiannya.

Secara garis besar, terapi inhalasi dapat menggunakan alat nebulizerDry Powder Inhaler (DPI), dan Metered Dose Inhaler (MDI) dengan atau tanpa spacer.  Nebulizer lebih sering dipilih untuk anak usia pra sekolah karena tidak memerlukan banyak koordinasi. Terapi dengan menggunakan alat ini disebut nebulisasi.

 Apa itu Nebulizer dan Bagaimana Cara Kerjanya ?

Sebenarnya nebulizer sendiri adalah alat yang dapat mengubah obat yang berbentuk larutan menjadi aerosol secara terus- menerus dengan tenaga yang berasal dari udara yang dipadatkan atau gelombang ultrasonik. Tujuan penggunaan alat ini adalah untuk mengurangi sesak pada penderita asma, untuk mengencerkan dahak, bronkospasme berkurang/ menghilang. Nebulizer dan penguapan merupakan suatu cara pemberian obat melalui inhalasi / pernafasan. Fungsinya sama  seperti pemberian obat lainnya namun mempunyai daya efektifitas tinggi dibandingkan melalui mulut / oral. Sebagai contoh : yang penyembuhan flu biasanya dibutuhkan waktu selama 1 minggu, dengan terapi nebulizer sembuh dalam 3 hari. Cara kerja terapi penguapan adalah obat-obat tersebut dilarutkan dalam bentuk cairan yang diisikan ke nebulizer. Nebulizer mengubah partikel menjadi uap yang di hirup sehingga langsung menuju paru-paru. Sehimgga mampu menghancurkan dahak.

Alat ini merubah bentuk larutan menjadi aerosol secara terus menerus.  Ada 2 jenis nebulizer yaitu ultrasonik dan kompressor.  Alat ini bekerja menggunakan tenaga yang berasal dari udara yang dipadatkan, atau gelombang ultrasonik. Nebulizer dapat menghasilkan partikel aerosol secara terus-menerus, dan ada juga yang dapat diatur sehingga aerosol hanya ada pada saat anak melakukan inhalasi dan obat tidak banyak terbuang.

Aerosol yang terbentuk dihirup anak melalui mouthpiece atau sungkup.  Aerosol yang terbentuk menghasilkan partikel yang berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk ke saluran nafas yaitu berukuran < 10 µm.  Ukuran inilah yang menentukan target, partikel dengan ukuran yang sangat kecil dibutuhkan untuk dapat menjangkau bagian dari saluran nafas.  Target organ sepanjang saluran nafas yaitu hidung, sinus, trakea, bronkus, bronkiolus, bahkan sampai alveolus.  

Manfaat Nebulisasi
Manfaat nebulisasi tentu saja sangat tergantung pada efektifitas alat, teknik penggunaan dan pemilihan obat-obatan.  Deposisi obat yang masuk ke saluran nafas setelah nebulisasi ditujukan untuk mengencerkan lendir, mampu melebarkan (dilatasi) saluran nafas dan mengatasi proses radang. Pada kasus-kasus tertentu dibutuhkan tindakan tambahan berupa fisioterapi pada dada seperti alat penggetar (vibrator), tepukan (tap) ataupun pemanasan (radiation). Untuk pemilihan tindakan yang lebih jauh, biasanya dokter rehabilitasi medik dapat turut berperan agar manfaat nebulisasi diperoleh maksimal.  Nebulisasi cukup efektif karena sedikit memerlukan koordinasi dan beberapa jenis obat dapat dicampur menjadi satu.

Kurangnya informasi mengenai manfaat terapi inhalasi yang diperoleh para orangtua, petugas kesehatan, bahkan pada dokter berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan lamanya pengobatan anak dengan masalah pada saluran nafas. Dibutuhkan komunikasi, informasi dan edukasi lebih detil mengenai tatalaksana ini, sehingga pemahaman ini baik pada orangtua maupun dokter dapat sesuai dengan pedoman yang ada.

Cara Kerja Nebulizer

Cara kerja nebulizer adalah dengan penguapan. Jadi obat-obatannya diracik (berupa cairan), dimasukan ke tabungnya lalu dengan bantuan listrik menghasilkan uap yang dihirup dengan masker khusus. Tidak ada bau apa-apa, jadi rasanya seperti bernapas biasa. terapi penguapan sekitar 5-10 menit, 3-4 kali sehari (seperti jadwal pemberian obat ). Dapat dipakai sejak bayi 0 bulan, anak-anak (toddler/kids) hingga dewasa.

Pengobatan lewat nebulisasi ini lebih efektif dari obat-obatan minum, karena langsung dihirup masuk ke paru-paru, sehingga dosis yang dibutuhkan pun lebih kecil, otomatis juga lebih aman. Biasanya dipakai untuk anak asma atau yang memang sering batuk pilek berat karena allergi maupun flu.

Alat Nebulizer berguna untuk masalah dengan saluran pernafasan, seperti :

  • Batuk, untuk mengeluarkan lendir (plegm / slem) di paru-paru / dada, mengencerkan daha
  • Pilek / hidung tersumbat, melancarkan saluran pernafasan dengan terapi inhalasi ini juga
    ampuh, penggunaanya sama dengan obat oral 3x sehari, campuran (obat) uapnya biasanya juga obat-obatan yang memang untuk melancarkan jalan nafas
  • Asma dan Sinusitis, bunyi tarikan nafasnya sangat kuat dan sesak nafas
  • Alergi yang menyebabkan batu-batuk, pilek, dan yang menjurus ke serangan asma / sinusitis

Image 3

Macam-macam Nebulizer

  • Nebulizer Mini

adalah alat genggam yang menyemburkan medikasi atau agens pelembab, seperti agans bronkodilator atau mukolitik menjadi partikel mikroskopik dan mengirimkannya kedalam paru-paru ketika pasien menghirup napas.

  • Nebulizer Jet-Aerosol

menggunakan gas bawah tekanan

  • Nebulizer Ultrasonik 

Menggunakan getaran frekuensi-tinggi untuk memecah air atau obat menjadi tetesan atau partikel halus.

Cara Pemberian Nebulizer

  1. Persiapan Alat
  • Tabung oksigen lengkap dengan flowmeter, humidifier
  • Masker alat
  • Obat yang akan diberikan
  • Spuit 2 cc (sesuai dengan jumlah obat yang diberikan)
  • Alat Tulis
  1. Persiapan Pasien
  • Menjelaskan prosedur yang akan dilakukan
  • Menyiapkan lingkungan yang aman untuk klien dan memasang sampiran
  1. Langkah- Langkah
  • Memberi posisi yang nyaman pada klien
  • Mengontrol flowmeter dan humidifier
  • Mencuci tangan
  • Menyambungkan masker nebulizer dengan tabung oksigen dengan selang penghubung
  • Mengontrol apakah selang dan masker berfungsi dengan baik
  • Menghisap obat sesuai instruksi medik dan memasukkannya ke dalam tabung masker nebulizer
  • Memasang masker sesuai wajah klien
  • Mengalirkan oksigen sesuai indikasi medik
  • Mengevaluasi respon klien (pola napas)
  • Merapihkan pasien
  • Cuci tangan
  • Dokumentasi
  • Jenis obat dan jumlah liter oksigen yang diberikan
  • Waktu pemberian
  • Reaksi pasien
  1. Sikap
  • Teliti
  • Sabar
  • Hati-hati
  • Tanggap terhadap reaksi pasien

Setiap pasien harus memiliki selang dan masker masing-masing. Pemberian obat-obatan dan dosisnya sesuai dengan takaran yang dianjurkan oleh dokter. Pada saat mesin dihidupkan, anak-anak cukup bernafas normal. Terapi dilangsungkan kurang lebih 10-15 menit hingga cairan obat dalam alat habis.

TIPS :

Hindari melakukan terapi bila anak baru saja selesai makan atau minum susu, karena biasanya anak akan mengalami muntah bersamaan dengan lendir yang dikeluarkannya. Selain itu juga sebaiknya diberikan banyak konsumsi air putih setelah terapi agar tenggorokan tidak menjadi kering.

Efek Samping

Pemakaian nebulizer tidak boleh terlalu sering karena dapat menimbulkan iritasi pada saluran napas. Sebenarnya dampak negatif dari meminum obat obatan lebih banyak daripada nebulizer. Efek dari nebulizer sendiri  biasanya timbulnya infeksi jamur pada mulut (thrush) dan suara serak (dysphonia), tapi kondisi ini sangat jarang.

Untuk menghindari efek samping tersebut, beberapa dokter menyarankan bahwa orang yang menggunakan nebulizer harus membilas mulutnya. Hal ini tidak berlaku untuk bronkodilator tetapi pasien mungkin masih ingin membilas mulut mereka karena rasa tidak enak dari beberapa obat bronchodilating.

Jika Bapak atau Ibu ingin memiliki sendiri nebulizer ini, agar tidak bolak – balik ke klinik atau rumah sakit untuk melakukan terapi inhalisasi. Anda dapat memiliki nebulizer ini dengan harga yang terjangkau, dengan keaslian alat dan jaminan brand terbaik. Medicalogy menyediakan nebulizer dengan berbagai brand. Segera kunjungi medicalogy.com untuk membantu mendapatkan alat kesehatan yang Anda inginkan.(tp)

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *