Tips Menjaga dan Meningkatkan Jumlah Sperma

Ketidaksuburan menjadi masalah besar bagi pasangan yang  mencoba untuk hamil tapi gagal melakukannya. Berikut beberapa tips untuk membantu dalam menciptakan gaya hidup yang sehat dan meningkatkan jumlah sperma.

  1. Memakan makanan sehat seperti buah segar, sayuran, biji-bijian  dan kurangi makanan cepat saji.1
  2. Hindari merokok dan menghabiskan waktu diarea yang bebas asap. Kalau Anda sudah rutin mengonsumsi makanan yang baik untuk kesuburan pria, namun masih merokok, maka sama saja. Merokok tidak hanya membahayakan paru-paru, namun juga kesuburan. Berbagai studi menemukan kalau rokok berdampak pada kesehatan sperma keseluruhan, mulai dari jumlahnya, motilitas/pergerakannya, maupun bentuknya. Dan rokok juga bisa membuat perawatan kesuburan gagal total.
    2
  3. Hindari mengkonsumsi alkhohol. Minum alkohol juga dapat merusak dan mengurangi kualitas sperma. Departemen Kesehatan merekomendasikan mengurangi konsumsi alkohol adalah lebih baik agar anda mempunyai kesempatan Anda sebagai seorang ayah.
    13
  4. Berolahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan berat badan dan mengurangi stress serta kecemasan. Selain itu juga dapat membantu meningkatkan kesuburan pria. Olah raga dapat meningkatkan jumlah sperma. Menurut peneliti, orang-orang yang menikmati moderat untuk latihan berat untuk setidaknya selama tujuh jam seminggu akan memiliki konsentrasi sperma yang lebih baik.
    5
  5. Duduk terlalu lama dan memakai pakaian ketat dapat menekan produksi sperma. Tetaplah bergerak serta memakai pakaian yang longgar untuk mencegah penyempitan testis.4
  6. Komunikasi dengan pasangan anda untuk melihat kapan ia berovulasi, guna meningkatkan kesempatan untuk hamil.6
  7. Hindari Suhu Panas atau Tinggi. Menurut para ahli, orang harus menghindari mengekspos testis mereka untuk panas yang ekstrim. Menghindari suhu tinggi di sekitar area genital belum tentu meningkatkan kesuburan, tetapi akan mencegah dari memburuk lebih lanjut. Para ahli mencegah praktik seperti mencuci organ laki-laki dengan air yang sangat panas atau duduk dengan laptop di pangkuan.7
  8. Jauhkan Handphone Dari Alat Genital anda. Menurut penelitian, paparan konstan untuk radiasi ponsel dapat mengurangi kesuburan pria . Menyimpan ponsel di saku celana dapat mengurangi kesuburan pria. Ponsel memancarkan radiasi elektromagnetik frekuensi radio (RF-EMR), yang merugikan dan dapat mempengaruhi kesuburan laki-laki.8
  9. Jangan Terlalu Sering Mengkonsumsi Obat Berbahan Kimia. Kadang, obat-obatan dapat mempengaruhi jumlah sperma Anda. Obat-obatan seperti testosteron dan steroid anabolik negatif mempengaruhi produksi sperma. Bicaralah dengan dokter Anda tentang obat yang kita pakai dan apakah mereka dapat membahayakan jumlah sperma atau kualitas.9a
  10. Perbanyak Konsumsi Makanan Sumber Antioksidan. Jika selama ini Anda berpikir antioksidan hanya ampuh untuk menangani penyakit yang berat-berat saja seperti kanker atau jantung, maka ketahuilah kalau sumber antioksidan merupakan salah satu makanan yang baik untuk kesuburan pria.Para ahli mendapati pria yang mengonsumsi suplemen antioksidan memiliki risiko lebih kecil mengalami kerusakan DNA sperma dibanding yang tidak. Selain itu, ilmuwan juga menemukan kalau potensi punya anak jauh lebih besar pada pasangan yang pihak prianya mengonsumsi antioksidan tambahan.10Meski ada begitu banyak ragam antioksidan, namun para ahli menengarai ada beberapa jenis yang dapat meningkatkan kesehatan sperma seperti:
    • Zinc – terdapat dalam tiram, kepiting, daging, unggas, dan buncis.
    • Vitamin C – bisa ditemukan dalam aneka buah dan sayur. Kadar vitamin C paling tinggi terdapat dalam paprika merah, kiwi, jeruk, dan grapefruit.
    • Selenium – contoh sumber makanannya adalah tuna, kod, daging sapi, dan ayam.
    • Vitamin E – Anda bisa memperolehnya saat mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, minyak tertentu, dan sayuran berdaun hijau.
    • Asam folat – banyak terdapat dalam hati sapi, sayuran berdaun hijau, buah, buncis, maupun polong-polongan.
    • Likopen – dapat diperoleh dari tomat, aprikot, pink grapefruit, serta semangka.

    Selain dengan rajin mengonsumsi deretan makanan tadi, Anda juga bisa menggunakan suplemen tambahan kalau dokter mengizinkannya. Yang pasti, jangan berlebihan juga karena ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi terlalu banyak.

  11. Amati Asupan Kedelai. Hasil sebuah studi menyebutkan kalau terlalu banyak kedelai bisa berdampak pada jumlah sperma. Kebanyakan kedelai membuat jumlah sperma turun drastis hingga 41 juta/ml. Dampak kelebihan kedelai pada sperma bahkan lebih buruk lagi bagi pria overweight atau obesitas.11Meski pengaruhnya mungkin buruk terhadap kadar sperma, namun riset lain mendapati kalau bahan pangan ini juga bisa mencegah kanker prostat.  Jadi bagaimana? Jika Anda kelebihan berat badan, maka konsumsilah dalam jumlah minim saja. Dan untuk semua pria, hindari makan kedelai terlalu banyak (termasuk tahu, kecap, tempe, dan produk lain yang mengandung kedelai).
  12. Jaga Kebersihan Gigi dan Gusi. Bacteriospermia (bakteri yang ada dalam sperma) dapat menyebabkan kemandulan. Menariknya, 23 persen pria yang spermanya mengandung bakteri ini tidak bisa disembuhkan hanya dengan antibiotik saja.12Soal ini, para ahli kemudian menyelidiki lebih lanjut. Mereka kemudian menyarankan sebagian pria untuk merawat kesehatan gigi dan gusinya. Sekitar 6 bulan kemudian, kesehatan sperma mereka diperiksa ulang. Menariknya, 2/3 dari 23 persen pria tadi didapati mengalami peningkatan terkait kesehatan sperma mereka setelah gigi dan gusinya dirawat dengan baik. Sedangkan yang 1/3 tetap memiliki sperma berkualitas rendah karena tidak menjaga kesehatan mulutnya.
Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *