Cara Merawat Stetoskop yang Ternyata Mudah Dilakukan

stetoskop

Tenaga kesehatan, seperti dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lain sangat sering menggunakan stetoskop sehari-harinya. Jika alat ini sering digunakan, tentu kebersihannya harus selalu dijaga untuk tetap mempertahankan fungsinya. Jika perawatan stetoskop selalu dilakukan, alat ini dapat dipakai lebih lama dan berfungsi lebih baik.

Karena stetoskop berperan penting dalam dunia kesehatan, perawatan stetoskop sangat penting dilakukan. Mengapa? Kuman dan penyakit dapat ditularkan dari satu pasien ke pasien lain melalui stetoskop yang tidak dibersihkan. Selain itu, stetoskop yang tidak dirawat dapat mempengaruhi kualitas suara yang dihasilkan saat penggunaan. Tentunya hal ini juga mempengaruhi hasil analisa diagnosis pasien. Cara perawatan stetoskop sangatlah mudah.

1. Perawatan dasar

Saat stetoskop kotor akibat pemakaiannya sehari-hari, dibutuhkan pembersihan stetoskop secara keseluruhan. Membersihkan stetoskop dengan menggunakan air dengan sedikit sabun sudah cukup. Meski begitu, alat ini tidak boleh terendam seluruhnya ke dalam air. Jika stetoskop direndam, bagian-bagian dari alat ini dapat rusak atau membuat adanya sisa air dalam selang, dimana keduanya dapat mengurangi efektivitas alat ini.

Jika stetoskop sudah terkontaminasi, gunakan pembersih yang lebih kuat. Desinfektan yang dapat digunakan yaitu dengan menyeka stetoskop dengan alkohol 70%

2. Ear tips

Berhubung ear tips dimasukan ke dalam telinga, bagian ini tidak butuh untuk terlalu sering dibersihkan dibanding bagian lain. Ear tips dapat dilepas sehingga bagian ini dapat dibersihkan lebih mudah dan menyeluruh. Ear tips juga dibersihkan dengan menggunakan air dengan sedikit sabun atau alkohol 70%. Jika ear tips sudah bersih, pastikan ear tips masuk ke binaural stetoskop pada posisi semula.

3. Sterilisasi

Kadang-kadang stetoskop kontak dengan pasien dengan penyakit yang sangat menular sehinggga alat ini butuh untuk disterilisasi menggunakan sterilizer khusus stetoskop dengan sinar ultraviolet. Dengan cara membersihkan yang biasa, stetoskop tidak dapat direndam penuh. Sedangkan dengan sterilisasi, tidak ada air yang tersisa dalam selang, dan stetoskop bersih secara keseluruhan.

Untuk sterilisasi, sebaiknya digunakan suhu yang rendah. Sebagian besar stetoskop memiliki aturan spesifik dalam melakukan perawatan ini tanpa menyebabkan kerusakan alat.

4. Tips lain

Suhu yang ekstrim, baik dingin maupun panas, dapat menyebabkan kerusakan permanen pada stetoskop. Jangan tinggalkan alat ini pada area dengan suhu yang berbeda jauh dari suhu kamar. Misalnya, meninggalkan stetoskop di dalam mobil saat musim panas dapat menyebakan selang bengkok dan tidak dapat digunakan lagi.

Stetoskop yang terpapar langsung sinar matahari dalam waktu yang lama juga dapat merusak selang dan diafragma stetoskop. Untuk mencegah kerusakan tersebut, pelindung vinyl dapat diusap pada selang sebulan sekali.(ds)

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *