Alcohol Saliva Test: Cara Cepat Skrining Pengemudi di Bawah Pengaruh Alkohol

Mengemudikan kendaraan dalam keaadaan mabuk atau di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan adalah perbuatan yang melanggar hukum. Perilaku ini dapat menimbulkan bahaya yang sangat besar bukan hanya bagi pengemudi itu sendiri, namun juga orang-orang lain yang berada di jalanan. Hal ini membuat para polisi dan petugas keamanan terus berusaha untuk mencegah perilaku berbahaya ini. Para peneliti pun terus b,erusaha untuk terus menciptakan berbagai macam alat uji yang dapat digunakan untuk mengecek keberadaan alkohol dalam tubuh secara cepat dan akurat. Salah satu dari alat uji tersebut adalah yang disebut sebagai Alcohol Saliva Test Strip atau strip uji yang mengecek keberadaan alkohol dalam air liur pengguna.

alcohol saliva test

Alcohol Saliva Test ini merupakan metode uji keberadaan alkohol yang disukai dan telah  sering dijalankan oleh polisi lalu lintas di banyak negara maju. Metode ini dipilih karena memiliki berbagai keuntungan seperti:

  1. Metode uji ini sangat mudah untuk dilakukan. Kemudahan pelaksanaan suatu metode uji merupakan faktor yang penting untuk diperhatikan dalam memilih tes atau pengujian yang perlu dilakukan oleh polisi lalu lintas. Perlu diingat bahwa para polisi lalu lintas ini bukanlah pekerja laboratorium yang memiliki kehandalan dan kemampuan dalam bidang pengujian senyawa kimia. Oleh karena itu metode yang dipilih haruslah merupakan suatu metode pengujian yang mudah dilakukan dan diajarkan kepada siapapun. Langkah-langkah yang perlu dilakukan haruslah jelas dan tidak mengandung komponen dengan jendela kesalahan yang lebar untuk menghindari penangkapan orang-orang yang tidak bersalah.Uji keberapadaan alkohol dengan menggunakan Alcohol Saliva Test Strip ini sangat mudah dilakukan. Yang perlu dilakukan untuk melaksanakan metode uji ini hanyalah mengeluarkan strip pad penguji dari bungkusnya, meremdam ujung kertas dalam air liur yang diuji, dan kemudian membandingkan warna yang muncul dengan kotak warna petunjuk untuk menginterpretasikan hasil. Jika tidak terjadi perubahan warna, berarti air liur tidak mengandung alkohol. Sementara itu jika terjadi perubahan warna, warna yang muncul akan dapat dikorelasikan dengan konsentrasi alkohol yang ada di dalam tubuh pengguna. Jangankan polisi lalu lintas, asalkan tidak buta warna anak sekolah pun dapat diajarkan melakukan uji ini dengan cepat dan mudah.Bukan hanya metode pengujian nya, metode pengambilan sampel uji pun mudah dilakukan. Meminta seseorang untuk mengeluarkan air liur nya tentu saja lebih mudah dibandingkan meminta sampel urin mereka. Tidak seperti urin yang pengambilan sampelnya memerlukan privasi dan terkadang susah didapatkan, air liur selalu dapat diproduksi dengan mudah dan polisi pun dapat mengawasi proses pengambilan sampel sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya penukaran sampel.
  2. Alat yang digunakan sangat praktis.

    Selain kemudahan dalam melaksanakan langkah-langkah pengujian, metode yang dipilih untuk pengujian oleh polisi lalu lintas juga haruslah praktis. Hal ini juga penting diperhatikan karena polisi lalu lintas biasanya berkeliling di jalanan dengan mengendarai mobil atau motor patroli yang biasanya tidak memiliki ruang yang besar untuk membawa berbagai macam alat uji yang besar, rumit, berat, dan bermacam-macam.

    Alat apa saja kah yang diperlukan untuk pengujian keberadaan alkohol dengan menggunakan air liur ini? Alat uji ini biasanya disediakan langsung dalam bentuk set yang terdiri dari strip pad penguji dan cawan plastik berukuran kecil untuk menampung air liur  yang akan diuji dan merendam strip pad di dalamnya. Selain itu tersedia juga petunjuk warna untuk menginterpretasikan hasil yang didapatkan. Petunjuk warna ini terkadang disediakan dalam bentuk kertas terpisah atau bahkan dicetak secara langsung di bagian luar plastik pembungkus strip pad yang digunakan. Di luar alat yang tersedia dalam set tersebut, polisi lalu lintas hanya perlu memiliki tambahan masker dan sarung tangan untuk mencegah kontaminasi dan menjaga agar pengujian berlangsung dengan aman dan tidak terjadi penularan penyakit atau virus.

  3. Merupakan uji yang sangat sensitif dan akurat.

    Akurasi dan sensitifitas suatu metode uji adalah sangat penting untuk memilih metode uji dalam bidang apapun juga. Namun ketika kita bicara tentang hukum, akurasi hasil uji dapat menentukan keberlanjutan hidup seseorang. Tes yang tidak akurat dapat menyebabkan orang yang tidak bersalah dihukum secara tidak adil. Selain itu tes yang tidak sensitif dapat membuat seseorang yang memang berada dibawah pengaruh alkohol untuk dilepaskan dan membahayakan orang lain di jalanan. Kedua skenario tersebut tentu saja sangat tidak diinginkan oleh siapapun., terutama polisi lalu lintas yang bertanggung jawab.

    Metode pengecekan alkohol dalam air liur ini bersifat sangat sensitif dan akurat. Strip pad ini telah dapat menunjukkan perubahan warna yang jelas bahkan dengan konsentrasi yang sangat rendah, yaitu 0,02%. Kotak warna yang disediakan biasanya dapat digunakan untuk menginterpretasikan konsentrasi alkohol hingga 0,30%.

  4. Hasil uji didapatkan dengan cepat.

    Waktu untuk mendapatkan hasil uji juga merupakan faktor yang perlu diperhatikan oleh departemen kepolisian saat memilih metode pengujian untuk dipraktekkan oleh polisi lalu lintas. Pengecekan kadar alkohol on-site atau yang dilakukan secara langsung di jalanan dapat menimbulkan masalah lalu lintas jika memakan waktu yang lama. Selain itu semakin cepat proses pemeriksaan berlangsung, semakin cepat pula polisi lalu lintas dapat membebaskan orang yang tidak bersalah ataupun menangkap orang yang memang melanggar hukum. Tentu saja proses pengujian yang cepat akan membawa keuntungan bagi semua pihak terkait.

    Alcohol Saliva Test Strip ini merupakan metode uji yang dapat dilakukan dengan sangat cepat. Perendaman strip dalam air liur dilakukan dalam jangka waktu 5 – 10 detik saja. Hanya dalam waktu 2 menit saja hasil sudah bisa di interpretasikan. Interpretasi hasil pun hanya akan memakan waktu yang sangat singkat karena warna hanya perlu langsung dibandingkan dengan kotak warna yang tersedia di petunjuk. Seluruh proses pengecekan bahkan tidak sampai menghabiskan waktu 5 menit. Sangat cepat, bukan?

  5. Alat bisa dibeli dengan harga yang murah.

    Selain faktor-faktor diatas, departemen kepolisian juga harus memikirkan kondisi kuangan mereka. Alokasi uang untuk pengujian keberadaan alkohol bagi pengemudi di jalanan juga memiliki batasan tertentu dan diharapkan agar dapat digunakan seefisien mungkin. Untuk itu, Alcohol Saliva Test Strip ini merupakan solusi yang sangat baik karena set alat-alat yang dibutuhkan dapat dengan mudah didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau.

alcohol saliva tes, tes alkohol saliva

Lima keuntungan diatas membuat metode uji keberadaan alkohol dalam tubuh manusia menggunakan air liur menjadi uji yang pantas digunakan oleh berbagai instansi yang membutuhkan. Beberapa departemen kepolisian di luar negeri yang telah mengimplementasikan pengujian air liur ini pada berbagai inspeksi dadakan atau ketika menlihat pengemudi yang melewati jalanan dengan cara mengemudi yang mencurigakan.

Anda tertarik dengan produk Alcohol Saliva Test Strip ini? Cek saja langsung di Medicalogy! (ummi)

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *