Alat Cek Kesehatan Ginjal

Alat-alat Kesehatan ini yang Digunakan untuk Test Sederhana Masalah Ginjal – Ginjal merupakan salah satu organ tubuh yang berperan penting untuk kesehatan manusia. Ginjal berfungsi menjaga keseimbangan kadar mineral dan garam dalam tubuh, menghasilkan rennin untuk mengatur tekanan darah, menyerap racun, menghasilkan eritropoetin yang digunakan untuk menstimulasi sel darah merah, dan menyaring sisa dari metabolisme, dan cairan berlebih dari darah.

Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, sisa-sisa dari metabolisme tubuh tidak bisa tersaring dan tertimbun didalam tubuh yang kemudian akan menyebabkan masalah bagi kesehatan.

Penyakit ginjal merupakan salah satu penyakit berbahaya jika tidak segera ditangani dengan baik. Jika ginjal berhenti berfungsi bisa saja menjadi hal yang fatal, sepeti kematian.

Sangat penting menjaga kondisi tubuh agar tidak memiliki penyakit yang berbahaya, seperti penyakit ginjal. Seseorang yang beresiko mengalami penyakit ginjal kronis adalah mereka yang pernah mengalami penyakit ginjal, atau penyakit kronis sepeti liver, gagal jantung atau diabetes, mengalami penyumbatan pada saluran kencing, kurang mengkonsumsi air putih sehingga sering mengalami dehidrasi, mengalami sepsis atau infeksi parah, dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu.

Pada dasarnya penyakit ginjal erat kaitannya dengan mematikan seperti jantung dan diabetes. Untuk itu, sangat penting mengatur pola hidup sehat. Caranya dengan mengkonsumsi makanan menyehatkan dan olah raga secara teratur serta minum air putih yang cukup.

Selain mengatur pola hidup sehat melakukan checkup ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi tubuh juga bisa dilakukan. Beberapa alat sederhana yang bisa digunakan untuk mengontrol kondisi tubuh juga harus dipersiapkan karena seperti yang sudah dikatakan tadi bahawa setiap penyakit itu berhubungan. Berikut ini alat yang digunakan untuk mengontrol kondisi tubuh:

  • Tensimeter

tensimeter

Tensimeter marupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah. Sangat penting mengetahui kondisi tekanan darah kita. Jika tekanan darah tidak normal bisa menyebabkan penyakit yang lebih bahaya. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan serangan jantung dan jika dibiarkan juga bisa beresiko menjadi penyakit ginjal. Untuk itu pastikan kondisi tekanan darah selalu normal. Dengan mengontrol tekanan darah kita akan menurunkan resiko timbulnya berbagai penyakit.

  • Urine Analyzer

urine

Urine analyzer merupakan alat semi otomatis yang digunakan untuk mengecek kondisi kesehatan tubuh dengan hasil yang lebih cepat. Keadaan urine akan terlihat pada alat dengan membaca strip test yang ada.

Strip test merupakan strip multiparameter yang digunakan untuk penentuan berat jenis, leukosit, pH, protein, nitrit, glukosa, keton, bilirubin, urobilonogen, dan darah dalam urine. Jika memiliki masalah pada ginjal, maka dalam urine akan terkandung protein atau darah.

Pada saat melakukan test urine dan mengukur tekanan darah sendiri dirumah dan mengalami masalah akan lebih baik jika melakukan control ulang ke dokter, jadi bila terjadi masalah bisa langsung ditangani dengan baik. Pada umumnya penyakit ginjal kronis dideteksi melalui pemeriksaan urine dan darah secara rutin. Penurunan fungsi ginjal akan terlihat jelas melalui tes rutin tersebut. jika positif test akan diulang untuk memastikan diagnose sebelumnya. Berikut ini beberapa test yang digunakan untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi pada ginjal:

  1. Test Urine

Test urine dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kandungan protein dan darah pada urine atau tidak. Jika protein dan darah terkandung dalam urine maka akan terjadi perubahan dari urine tersebut. Perubahan ini akan muncul 6 hingga 10 bulan atau bisa juga lebih lama dari sebelum gejala timbul.

  1. Laju Filtrasi Glomerulus

Laju filtrasi glomerulus atau glomerular filtration rate (GFR) merupakan pengukuran yang dilakukan untuk mengetahui seberapa baik ginjal bekerja berdasarkan dari jumlah kontoran yang disaring dari darah. Test ini dilakukan dengan mengambil sempel darah yang kemudian akan dihitung kadar kreatininnya.

  1. Pemindaian

Ketika gagal ginjal telah mengalami stadium lanjut, bentuk ginjal akan berubah, mengerut dan terlihat tidak utuh. Sebelum hal tersebut terjadi pemindaian harus dilakukan untuk mengetahui terjadi atau tidaknya penyumbatan dalam aliran urine. Proses pemindaian ini dilakukan dengan alat canngih seperti, USG, MRI atau CT scan.

  1. Biopsi

Biopsi ginjal dilakukan dengan cara mengambil sampel kecil yang terdapat pada jaringan ginjal, kerusakan ginjal akan terlihat dengan memeriksa jaringan yang telah diambil tersebut menggunakan mikroskop.

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *