Atasi Phobia Jarum Suntik

Dokter kerap diidentikkan dengan jas putih, otak yang cerdas, dan jarum suntik yang menyeramkan. Jarum suntik telah sukses membuat takut sebagian besar anak untuk diajak berobat ke rumah sakit. Jika rasa takut ini tidak diatasi, maka dapat menimbulkan phobia yang sering juga disebut dengan trypanophobia.

Trypanophobia tidak boleh diremehkan karena dapat berdampak besar bagi kesehatan pasien. Pasien dengan trypanophobia umumnya enggan untuk pergi ke dokter, tidak mau menggunakan jarum pada saat menerima obat resep, tidak mau ke dokter gigi, dan masih banyak lagi. Kasus terburuk dari trypanophobia dapat membawa pasien menuju kematian. Kematian karena trypanophobia dikarenakan pasien cenderung enggan memeriksa kesehatan ke rumah sakit karena takut akan jarum yang telah menjadi stereotype dari dokter. Hal ini tentunya sangat disayangkan, karena seperti phobia terhadap dokter, trypanophobia relatif dapt disembuhkan. Inilah yang membuat banyak ahli mencari cara untuk melakukan penelitian cara menyembuhkan trypanophobia itu sendiri.

Ada banyak alasan mengapa masyarakat—khususnya anak—takut akan jarum. Sebelum mendalami lebih jauh mengenai trypanophobia, Anda harus membedakan mengenai phobia dan rasa takut atau rasa tidak nyaman pada anak. Ketika anak Anda berteriak, menangis, dan rewel ketika dokter Anda menyiapkan imunisasi wajibnya, hal ini masih dikategorikan rasa takut bertaraf normal.

Gejala trypanophobia

Berikut adalah gejala trypanophobia baik secara fisik maupuk psikis:

  1. Merasa lemas, seperti akan pingsan ketika melihat atau memikirkan tentang jarum
  2. Detak jantung atau tekanan darah meningkat ketika melihat jarum
  3. Nafas menjadi pendek, mulut terasa kering, dan mual adalah beberapa contoh dari gejala fisik trypanophobia
  4. Panik secara berlebihan ketika melihat jarum

Selain rasa takut terhadap jarum, penderita trypanophobia umumnya takut dengan segala hal yang berhubungan dengan darah.

Alasan mengapa anak mengidap trypanophobia

Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang dapat mengidap trypanophobia khususnya untuk anak:

  1. Bagi anak saat imunisasi, disuntik oleh dokter, atau orang asing dalam sudut pandang mereka, sangatlah menyeramkan. Terkadang, anak tidak mengerti mengapa orang tuanya tidak melindunginya dari orang asing yang menusukkan benda tajam yang menyakitkan kepadanya
  2. Memiliki kenangan buruk terhadap jarum. Beberapa kasus dari trypanophobia adalah ketika pasien memiliki beberapa kenangan buruk terhadap jarum. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kemungkinan terjangkit trypanophobia.
  3. Saat mengambil darah, terkadang orang merasa pusing, ingin pinsan, meningkatnya tekanan darah, dan hal-hal ini dapat menjadi sebuah kenangan buruk tentang jarum sendiri. Terkadang, orang dewasa takut pingsan saat mengambil darah. Hal inilah yang membuat orang dewasa menghindar dari jarum.
  4. Rasa sakit yang berlebih ketika ditusuk. Beberapa orang memiliki kelainan genetik seperti rasa sensitif berlebih terhadap indra peraba mereka. Hal inilah yang membuat rasa sakit berlebih ketika disuntik dan meningkatkan kemungkinan trypanophobia
  5. Rasa empati. Rasa empati seseorang terhadap orang yang mengalami kejadian diatas bisa menjadi pemicu terjadinya trypanophobia.

Trypanophobia yang dipicu oleh rasa empati dikarenakan memiliki sebuah kenangan tentang orang lain yang merasa kesakitan setelah ditusuk oleh jarum. Sebagai contoh, ketika adik melihat kakaknya menangis saat disuntik oleh dokter bisa menjadi pemicu trypanophobia yang dipicu oleh rasa empati. Hal ini bisa saja menjadi pemicu bagi anak untuk mengidap phobia ini. Pengidap trypanophobia yang dipicu oleh rasa empati biasanya akan menghubungkan rasa sakit dengan jarum seperti yang pernah mereka lihat sebelumnya.

Jika Anda mengidap trypanophobia, Anda tidak perlu khawatir! Phobia ini relatif dapat disembuhkan. Trypanophobia sendiri telah menyerang 3.5%-10% populasi manusia di dunia. Dengan persentase kesembuhan lebih dari 50%. Hal inilah yang membuat phobia ini relatif mudah untuk disembuhkan. Dengan cara yang cepat dan rasa percaya pasien terhadap dokter, pasien bisa dengan mudah sembuh dari phobia yang mereka idap.

Berikut adalah beberapa tips untuk menyembuhkan trypanophobia:

Tips mengobati trypanophobia

Phobia yang disebabkan rasa anak tidak percaya pada orang asing yang menyuntikkan vaksin kepada kulit

Phobia yang disebabkan oleh rasa tidak percaya anak dapat disembuhkan dengan memberikan pengertian terhadap anak tentang jarum suntik. Sebenarnya, langkah ini adalah langkah pencegahan akan phobia. Sebelum anak diberikan vaksin atau disuntik oleh dokter, Anda, sebagai orang tua, sebaiknya memberikan pengertian kepada anak tentang apa yang akan dia rasakan. Setelah dia menjalani pemberian vaksin atau suntik, berikan dia pujian jika ia telah menjalaninya dengan baik.

Memiliki kenangan buruk terhadap jarum

Memiliki kenangan buruk terhadap jarum bisa menjadi pemicu trypanophobia yang dikarenakan faktor psikologis. Hal ini tentunya dapat disembuhkan dengan cara melakukan pengobatan psikologis terlebih dahulu. Dewasa ini, banyak penemuan oleh dokter mengenai memperbaiki psikologis manusia. Melakukan terapi, hipnotis, dan menggunakan obat yang telah diresepkan untuk mengurangi rasa cemas bisa menjadi pilihan bagi Anda yang mengidap phobia dikarenakan faktor tersebut.

Pingsan ketika diambil darah atau tertusuk jarum

Pingsan saat mengambil darah atau tertusuk jarum merupakan masalah besar bagi orang dewasa. Hal ini dapat menjadi bahan tertawaan dan menjadikannya alasan banyak orang dewasa enggan ke rumah sakit yang dipicu oleh trypanophobia. Hal ini sangat mudah diatasi, Anda dapat memberitahu dokter Anda bahwa Anda memiliki kecenderungan untuk merasa lemas dan dapat pingsan ketika disuntik. Dokter Anda seharusnya akan mengambil arah dengan posisi berbaring sehingga Anda tidak akan pingsan saat mengambil darah.

Rasa sakit yang berlebihan ketika ditusuk karena faktor genetik

Rasa sakit yang berlebihan ketika ditusuk adalah faktor genetika yang sulit disembuhkan. Rasa sensitif pada kulit tidak bisa disembuhkan. Namun, dengan perkembangan ilmu kedokteran, dokter telah menemukan obat bius atau anesthetic yang dapat dioles kekulit. Obat bius ini bisa mengurangi sensitifitas pada kulit ketika Anda akan disuntik oleh dokter. Bila rasa sakit hilang, Anda tentunya tidak akan takut disuntik lagi oleh dokter.

Rasa empati

Rasa empati merupakan pemicu phobia yang cukup unik. Hal ini dikarenakan phobia Anda dipicu dari situasi darurat, sehingga Anda perlu paham cara untuk mencegah hal ini terulang lagi. Sebagai cara sementara, Anda dapat menghindari situasi dimana Anda sebaiknya menghindar ketika terdapat pasien lain mendapatkan pertolongan medis, karena hal ini dapat memicu phobia Anda kembali.

 

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *