Alat Cek Kolesterol

Alat Cek Kolesterol. Apa itu Kolesterol?

Kolesterol berperan penting dalam kesehatan jantung manusia. Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung dan stroke. Dan kolesterol tinggi sering tidak bergejala. Inilah alasan pentingnya mengetahui kadar kolesterol Anda.

Kolesterol secara alami dibutuhkan dalam tubuh manusia untuk menghasilkan hormon, termasuk vitamin D dan asam empedu untuk mencerna lemak. Kadar kolesterol yang diperlukan hanya dalam jumlah kecil saja, sementara jika kadarnya melebihi batas normal, maka kolesterol dapat menumpuk dalam pembuluh darah di seluruh tubuh. Hal ini dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah jantung koroner sehingga dapat terjadi serangan jantung. Selain itu juga dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah otak sehingga terjadi stroke.

Bagaimana cara memeriksa kadar kolesterol?

Pemeriksaan kadar kolesterol merupakan prosedur yang singkat dan relatif tidak menimbulkan rasa sakit. Pemeriksaan kolesterol dapat dilakukan dengan mengambil darah dari pembuluh darah pada lengan Anda di laboratorium. Anda mungkin dapat merasakan sedikit rasa sakit di sekitar tempat penyuntikan. Pengecekan kolesterol juga dapat dilakukan di praktek pribadi dokter, apotek atau bahkan di rumah Anda. Tahukah Anda bahwa Anda dapat mengukur sendiri kadar kolesterol? Alat cek kolesterol ini sangat mudah dalam mengoperasikannya, Alat sederhana ini membantu kita mengetahui kadar kolesterol total.

Cara menggunakan alat cek kolesterol di rumah sangat mudah dan sederhana. Pertama, tusuk jari Anda dengan menggunakan lancet. Kemudian masukkan darah Anda ke dalam strip cek kolesterol. Dalam beberapa detik kadar kolesterol Anda akan tampil pada layar alat. Akurasi alat cek kolesterol bervariasi tergantung merk alat.

Apa saja yang harus dipersiapkan?

Jika Anda akan melakukan pemeriksaan kolesterol lengkap, sebelumnya Anda harus berpuasa makanan dan minuman selain air putih selama 9 hingga 12 jam. Jika tidak, kadar yang akurat hanya kolesterol total dan HDL saja. Hal ini disebabkan karena kadar LDL dan trigliserida dapat dipengaruhi oleh makanan yang baru saja kita konsumsi. Jika Anda sedang mengkonsumsi obat-obatan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol Anda, mungkin Anda harus menghentikan pemakaian obat tersebut beberapa hari sebelum pemeriksaan. Pada wanita hamil biasanya kadar kolesterol menjadi tinggi. Wanita hamil disarankan melakukan pemeriksaan minimal 6 minggu setelah melahirkan.

Kadar apa saja yang dapat kita ketahui?

Dengan melakukan tes kolesterol lengkap (lebih dikenal dengan profil lipid), ada 4 tipe lemak yang dapat kita ketahui kadarnya, yaitu:

  • Kolesterol total (kadar seluruh kolesterol Anda di dalam darah). Kolesterol total dihitung dengan rumus berikut :  HDL + LDL + 20 persen kadar trigliserida.
  • HDL (high density lipoprotein) atau sering disebut dengan kolesterol baik karena HDL membantu mengangkut LDL sehingga mencegah terjadinya penyempitan pembuluh darah. Jadi semakin baik jika kadar HDL semakin tinggi. Biasanya orang yang memiliki kadar trigliserida rendah, juga memiliki kadar HDL yang rendah pula. Faktor genetik, diabetes, merokok, berat badan berlebih berpengaruh terhadap rendahnya kadar HDL.
  • LDL (low density lipoprotein) atau sering disebut dengan kolesterol jahat. LDL yang terlalu tinggi dapat menumpuk di dalam dinding pembuluh darah membentuk plak (aterosklerosis) sehingga aliran darah menjadi berkurang.
  • Trigliserida, substansi lemak lain dalam tubuh. Kadar trigliserida yang tinggi dapat berhubungan dengan beberapa hal, seperti berat badan berlebih, konsumsi makanan manis atau alkohol yang berlebih, merokok, atau menderita diabetes dengan kadar gula darah yang tinggi.

Apa arti dari hasil pemeriksaan ini?

Kadar kolesterol diukur dalam mg/dL darah Anda. Kadar ideal orang dewasa yaitu:

Kolesterol Total Kategori
< 200 mg/dL Normal
200 – 239 mg/dL Borderline
≥ 240 mg/dL Tinggi

 

LDL Kategori
< 70 mg/dL Kadar terbaik bagi penderita penyakit jantung atau diabetes
< 100 mg/dL Kadar optimal bagi orang berisiko penyakit jantung
100 – 129 mg/dL Hampir optimal bagi orang tanpa penyakit jantung.

Tinggi bagi penderita penyakit jantung.

130 – 159 mg/dL Borderline bagi orang tanpa penyakit jantung.

Tinggi bagi penderita penyakit jantung.

160 – 189 mg/dL Tinggi bagi orang tanpa penyakit jantung.

Sangat tinggi bagi penderita penyakit jantung.

≥ 190 mg/dL Sangat tinggi
HDL Kategori
< 40 mg/dL Rendah
40 59 mg/dL Baik
≥ 60 mg/dL Sangat baik
Trigliserida Kategori
< 150 mg/dL Normal
150 -199 mg/dL Borderline
200 – 499 mg/dL Tinggi
≥ 500 mg/dL Sangat tinggi

Kapan kita harus melakukan pemeriksaan tersebut?

Jika Anda seorang laki-laki, Anda harus memeriksa kolesterol secara rutin dimulai usia 35 tahun. Jika Anda seorang perempuan, Anda harus memulai skrining rutin sejak usia 45 tahun. Berdasarkan rekomendasi American Heart Association, sejak usia 20 tahun Anda dapat memulai melakukan pengecekan rutin setiap 4-6 tahun. Apabila Anda menderita penyakit diabetes mellitus (kencing manis), penyakit jantung, stroke atau penyakit tekanan darah tinggi, atau Anda sedang mengkonsumsi obat kolesterol, Anda harus mengecek kadarnya lebih sering. Pemeriksaan ini juga dapat membantu evaluasi perubahan gaya hidup (seperti diet dan olahraga) atau melihat efektivitas terapi yang sedang dijalani.

Siapa yang harus melakukan pemeriksaan ini?

Pemeriksaan kadar kolesterol sangatlah penting bagi orang yang berisiko tinggi, seperti:

  • Memiliki riwayat keluarga tekanan darah tinggi atau penyakit jantung
  • Berat badan berlebih atau obesitas
  • Sering mengkonsumsi alkohol
  • Konsumsi lemak berlebih
  • Merokok
  • Kurang aktivitas (kurang olahraga)
  • Menderita penyakit diabetes mellitus, penyakit ginjal, atau hipotiroid

Hasil tes kolesterol Anda harus dikonsultasikan dengan dokter Anda. Faktor resiko lain seperti riwayat keluarga, merokok, tekanan darah harus dipertimbangkan dalam memberikan rencana terapi dan pencegahan.

Bagaimana langkah selanjutnya yang harus dilakukan?

Dalam menurunkan kadar kolesterol yang tinggi dapat dilakukan dengan mengubah gaya hidup dan menggunakan obat. Menurunkan kadar LDL Anda dapat membantu Anda mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk  mengurangi kadar kolesterol:

  • Berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol.
  • Hindari konsumsi makanan tinggi lemak dan tinggi natrium. Perbanyak konsumsi sayur dan buah, produk susu rendah lemak.
  • Olahraga rutin. Olahraga yang disarankan adalah olahraga dengan gerakan teratur seperti berlari, berjalan kaki, bersepeda atau berenang. Anda dapat melakukannya minimal 30 menit dalam sehari, 3-4 kali dalam seminggu.

Beberapa makanan yang dapat membantu saluran pencernaan Anda mengurangi penyerapan kolesterol, yaitu:

  • Gandum
  • Buah – buahan seperti apel, pir, pisang dan jeruk
  • Sayuran seperti terong
  • Kacang-kacangan

Obesitas merupakan salah satu faktor risiko penting tingginya kolesterol dan penyakit jantung. Cobalah untuk menurunkan berat badan Anda dengan mengurangi kalori dalam makanan dan lebih banyak berolahraga. Obat – obatan juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Obat golongan statin yang biasa diberikan dokter untuk menurunkan kadar LDL.

Ingatlah, penanganan kolesterol membutuhkan lebih dari sekedar pengecekan kadar kolesterol saja. Penting untuk mempertimbangkan segala faktor risiko yang lain untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Konsultasikan dengan dokter Anda jika sudah mengetahui kadar kolesterol Anda.

Dapatkan Update Terbaru Seputar Kesehatan!
Bergabunglah bersama subscribers lainnya untuk mendapatkan update dari kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *